Tips Menjaga AC Tetap Dingin & Awet

agar-ac-awet-dan-dingin

Bagi pengguna AC ruang, baik untuk rumah tinggal , ruang kantor dan lainnya sangat perlu memperhatikan perawatan AC secara berkala agar AC tetap bisa digunakan dengan nyaman, dan yang paling penting adalah tetap sesuai fungsinya yakni dingin serta tidak kalah penting adalah awet alias tahan lama.

Sebagaimana yang direkomendasikan oleh pabrik pembuat mesin pendingin ruangan ini, bahwa di dalam buku manual atau petunjuk pemakaian AC sudah disertakan cara dan tips dalam menggunakan dan merawat AC oleh para pengguna AC.

Sebenarnya jika pengguna AC mengikuti anjuran atau saran yang dijelaskan dalam buku manual atau petunjuk penggunaan AC ruang, maka AC akan tetap terjaga kualitas dingin dan juga awet alias tahan untuk pemakaian jangka waktu yang lama( antara 5-10 tahun).

Berikut beberapa cara agar AC ruang menjadi lebih awet alias tahan lama serta tetap dingin sesuai dengan yang diharapkan :

  1. Pengaturan Suhu
    Pada peralatan AC ini memang sudah dilengkapi fitur untuk mengatur suhu dan kipas secara manual atau sesuai dengan keinginan. Namun perlu diingat bahwa jika terlalu sering mengatur atur suhu udara melalui remot kontrol dalam waktu cepat dapat menyebabkan AC berkurang usia dari semestinya alias tidak awet.Sebagai contoh misalnya, pada pagi hari karena udara di luar terasa dingin, AC diatur pada suhu 25 derajat celcius misalnya. Dan kemudian pada siang hari karena udara menjadi agak panas diluar, maka anda akan mengatur suhu AC dengan 16 derajat celcius misalnya. Cara tersebut tidak dibenarkan karena hanya akan membuat AC bekerja sangat extra sehingga menyebabkan AC menjadi kurang awet.
  2. Pintu Rapat
    AC adalah sebuah alat yang berfungsi untuk kondisiner (pengkondisi) atau penyesuai, dan bukan pendingin atau cooler ruangan. Dimana cara kerjanya akan mengkondisikan sebuah ruangan agar seluruh ruangan menjadi rata suhu nya sesuai dengan yang diinginkan.

    Perbedaan antara air conditioner dengan air cooler adalah pada sistem kerjanya, jika pada air cooler, mungkin berapupun luas ruangan, sang pendingin akan tetap mendinginkan, namun tidak akan menyebar secara merata pada ruangan tersebut. Berbeda dengan AC(air conditioner) dimana alat ini akan berusaha mengkondisikan agar semua ruangan bisa dingin(udara memiliki suhu tertentu) sesuai dengan keinginan.

    Jadi apabila sebuah ruangan belum atau tidak mencapai suhu udara sesuai dengan pengaturan pada remot kontrol secara menyeluruh, maka AC akan terus  bekerja sampai dengan suhu tersebut tercapai. Oleh karena itu apabila sebuah ruangan terlalu besar untuk sebuah mesin AC(ukuran PK AC kekecilan), maka AC akan cepat rusak karena ia akan terus bekerja selama seluruh ruangan belum mencapai suhu yang diinginkan secara menyeluruh atau rata.

    Untuk itu setiap ruangan yang dipasang AC harus rapat dan tidak ada udara luar yang masuk, dan jika ada pintu yang sering dibuka atau tutup, sebaiknya jangan terlalu lama pintu terbuka. Karena jika pintu terbuka cukup lama atau secara terus menerus, maka AC akan menganggap bahwa ruangan menjadi bertambah luas, dan AC akan berusaha mendinginkan ruangan yang tersambung dengan pintu. Dengan demikian AC akan bekerja extra dan ruangan juga sulit dingin.

  3. Tidak Sering Menyala dan Mematikan AC
    Perlu diketahu bersama bahwa AC tidak seperti barang elektornik lain layaknya TV , Handphone dan lainnya yang bisa dinyalakan atau dihidupkan secara berulang ulang. AC memerlukan perlakukan khusus, yakni tidak boleh berulang ulang menyalakan atau mematikan AC sering sering. Alasannya adalah dengan mematikan dan menyalakan AC secara sering dapat menyebabkan kompresor bekerja keras dan akhirnya menyebabkan AC menjadi cepat rusak.
  4. Service atau Cuci Secara Rutin
    AC harus di service atau cuci secara berkala untuk memebersihkan debu yang biasanya menempel pada filter, evaporator, kipas atau FAN dan juga bagian unit outdoor. Dengan melakukan service atau cuci secara rutin minimal1-3 bulan sekali, maka AC akan dingin dan awet serta  hemat listrik.

 

Leave a Comment